Industri Minyak Sawit Indonesia : Isu Sosial, Ekonomi Dan Lingkungan (Bagian X)

26/10/2018 10:55:22

REDAKSI SI  Oct 15, 2018

Pembangunan Daerah Pedesaan dan Pengurangan Kemiskinan

Struktur pengusahaan perkebunan kelapa sawit Indonesia telah mengalami perubahan fundamental yang ditandai denganpeningkatan peran perkebunan kelapa sawit rakyat. Pangsa luas areal perkebunan kelapa sawit rakyat meningkat dari 2 persen (1980) menjadi 26 persen (1990) dan meningkat menjadi 42 persen (2014). Diperkirakan pada tahun 2020 pangsa perkebunan sawit rakyat akan mencapai 60 persen.

Perkembangan perkebunan rakyat yang begitu pesat dan dapat digolongkan perkembangan yang revolusioner. Dengan inisiatif dan modal sendiri rakyat membuktikan bahwaperkebunan sawit rakyat dapat berkembang tanpa harus mengandalkan bantuan/subsidi pemerintah. Dimulai tahun 1980, peningkatan pangsa perkebunan rakyat di Indonesia dalam satu dekade meningkat dari sekitar 2 persen menjadi 26 persen. Kemudian tahun 2014 meningkat pesat menjadi 42 persen. Hal ini bukan prestasi biasa-biasa.

Luas areal perkebuna sawit rakyat baru 3.275 Ha pada tahun 1990. Kemudian tahun 1995 telah mencapai sekitar 410.268 Ha, tahun 2000 telah mencapai 1,2 juta. Dalam 2 dekade, telah dicapai 1 juta hektar pertama, dan hanya dalam 15 tahun kemudian, luas perkebunan rakyat telah mencapai 4,5 juta Ha.

Sumber : Prof. Dr. Ir. Bungaran Saragih, MEc

 

Link: https://sawitindonesia.com/rubrikasi-majalah/berita-terbaru/industri-minyak-sawit-indonesia-isu-sosial-ekonomi-dan-lingkungan-bagian-x/