Pusat Tunjuk Riau Lanjutkan Peremajaan Sawit

22/01/2018 10:51:42

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memastikan Provinsi Riau akan menjadi tempat pertama pelaksanaan program peremajaan sawit pada tahun ini.

"Program peremajaan sawit rakyat ini sangat penting. Pemerintah ingin membantu rakyat dan bukan mempersulit rakyat," kata Darmin seusai memimpin rapat koordinasi mengenai persiapan peremajaan sawit di Jakarta, Jumat (19/1).

Darmin mengatakan peremajaan sawit di Riau yang dimulai pada Februari 2018 itu akan tersebar di lima kabupaten, yaitu Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Siak, dan Pelalawan.

Sebelumnya, pemerintah melaksanakan program peremajaan sawit di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel, seluas 4.446 hektare dan Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut, seluas 9.109 hektare pada 2017.

Darmin mengatakan program peremajaan sawit sangat diutamakan untuk meningkatkan produktivitas yang sudah ada karena dari 4,7 juta hektare kebun kelapa sawit rakyat saat ini, sekitar 2,7 juta hektare perlu diremajakan.

Ia menambahkan, target peremajaan sawit pada 2018 ialah kebun seluas 185 ribu hektare di 20 provinsi dengan proyeksi tambahan produktivitas mencapai Rp125 triliun per tahun.

"Setahun targetnya 185 ribu, dengan target 11-20 ribu hektare lahan sawit tiap kali launching," ujar Darmin seperti dikutip dari Antara.

Hadir dalam rapat tersebut, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Gubernur Provinsi Riau Arsyadjuandi Rachman, Dirjen Perkebunan Kementan Bambang, dan Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian LHK Sigit Hardwinarto.

Dalam rapat itu juga terjalin kesepahaman di antara berbagai instansi terkait dalam peremajaan agar program bisa berjalan dengan lancar.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi menambahkan, sedikitnya ada 30 ribu hektare kebun kelapa sawit milik masyarakat secara bertahap yang akan mendapat bantuan program peremajaan tanaman sawit pada tahun ini.

Melalui program itu, pemerintah memberikan dana hibah kepada masyarakat untuk peremajaan senilai Rp25 juta per hektare untuk tiap kepala keluarga. Satu kepala keluarga maksimal bisa mendapat dana peremajaan untuk 4 hektare.

"Anggaran untuk pemotongan dan pembersihan kelapa sawit, pembelian bibit, dan penanaman." 

Sumber: http://mediaindonesia.com/news/read/141722/pusat-tunjuk-riau-lanjutkan-peremajaan-sawit/2018-01-21