Sinarmas Kenalkan Produk dan Program Perusahaan di Ajang Kongres Dayak Internasional

26/07/2017 09:14:19

http://pontianak.tribunnews.com/2017/07/25/sinarmas-kenalkan-produk-dan-program-perusahaan-di-ajang-kongres-dayak-internasional

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kongres Dayak Internasional 2017 yang berlangsung di Rumah Radakng hingga tanggal 27 Juli ini turut diramaikan oleh stan PT SMART Tbk (Sinarmas Agribusiness & Food).

 

 

Lewat stan tersbut Sinarmas ingin mengenalkan produknya dari hulu hingga ke hilir. Apalagi perkebunan juga terdapat di Kalimantan Barat (Kalbar).

 

 

"Selama pameran, kami tampilkan berbagai produk kelapa sawit dari hulu ke hilir. Dari tandan buah segar berkualitas hasil perkebunan, hingga ke produk olahan seperti minyak goreng, margarin dan kosmetik," ujar Saistyo Agi, Manager Marketing PT Smart Tbk.

 

 

Disebutkan dia, investasi kelapa sawit di Kalbar harus mendatangkan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat lokal. Oleh sebab itu, pihaknya menelurkan berbagai program. Misalnya memberikan pembinaan untuk berkebun, bagi masyarakat yang memilih tidak menjadi bagian dari plasma.

 

 

"Selain itu, kami berkomitmen bahwa mayoritas karyawan di perkebunan haruslah masyarakat lokal," ungkapnya.

 

 

Menariknya lagi, wadah untuk memanen buah sawit dan perkakas lainnya wajib menggunakan produk masyarakat lokal. "Kami tidak menggunakan wadah plastik atau buatan pabrik, tetapi menggunakan tangkalan, wadah dari anyaman rotan dan bambu. Ini kami beli dari masyarakat lokal, sehingga mereka punya tambahan penghasilan. Selain tentu saja sebagai program ekonomi hijau," jelasnya.

 

 

Pihaknya juga menerapkan program kebun sayur pekarangan untuk masyarakat sekitar perkebunan. Kebun sayur pekarangan ini merupakan upaya mengurangi risiko kebakaran melalui pola pertanian ramah lingkungan, sekaligus untuk membangun ketahanan pangan bagi masyarakat.

 

 

Sayuran-sayuran ini ditanam secara organik dengan menggunakan pupuk kompos. "Hasilnya dinikmati sendiri oleh masyarakat. Bahkan sudah ada yang dipasarkan," katanya.

 

 

Terkait Kongres Dayak Internasional, dia mengaku Sinarmas sangat mendukung. Menurutnya perusahaan berusaha untuk menerapkan nilai-nilai adat-istiadat setempat.

 

 

"Kami memberikan imbauan kepada para karyawan, untuk menghadiri dan memeriahkan acara-acara adat seperti gawai di sekitar perusaaan. Selain itu, setiap ada acara seremonial kami selalu menggunakan upacara adat sekitar. Etnis di Indonesia, termasuk Dayak memiliki kearifan lokal yang harus dijaga," imbuh Bina susanto, asisten kepala PT KPC di Kapuas Hulu.

 

 

Menurutnya, benturan budaya tidak akan mungkin terjadi bila investor mau menghormati adat-istiadat setempat dan berkomunikasi dengan masyarakat lokal. Selain itu, kehadiran investasi wajib meningkatkan taraf hidup masyarkat.